Jakarta – Kehadiran platform digital dengan potongan ringan mulai dirasakan manfaatnya oleh pelaku usaha kuliner. Sejumlah pedagang makanan yang bergabung dengan aplikasi JOHAR mengaku mengalami peningkatan jumlah pesanan tanpa harus terbebani potongan aplikasi yang besar.
Berbeda dengan pengalaman sebelumnya, para pedagang menyebut potongan 10 persen yang diterapkan JOHAR membuat usaha mereka tetap berjalan dengan margin sehat, meski harga menu tidak mengalami kenaikan.
“Sekarang orderan lebih ramai, tapi keuntungan tetap aman. Potongannya kecil, jadi kami tidak perlu menaikkan harga,” ujar Sutrisno, pemilik warung makan di kawasan pinggiran Jakarta.
Orderan Bertambah Tanpa Mengorbankan Keuntungan
Menurut Sutrisno, sebelum bergabung dengan JOHAR, ia sempat ragu masuk ke layanan digital karena khawatir potongan aplikasi menggerus keuntungan. Namun setelah mencoba, kekhawatiran tersebut tidak terbukti.
Dalam satu hari, warung makannya bisa menerima puluhan pesanan melalui aplikasi. Dengan potongan hanya 10 persen, pendapatan bersih yang diterima dinilai masih sepadan dengan biaya bahan baku dan operasional.
“Kalau dari pesanan Rp50.000, potongannya cuma Rp5.000. Itu masih masuk akal untuk usaha kecil seperti kami,” katanya.
Harga Tetap Terjangkau, Pelanggan Makin Loyal
Kebijakan JOHAR yang memberikan keleluasaan kepada pedagang untuk menentukan harga sendiri turut dirasakan dampaknya. Para pedagang tidak diwajibkan menaikkan harga demi menutup biaya platform, sehingga harga makanan tetap terjangkau bagi pelanggan.
Hal ini berdampak pada loyalitas konsumen. Pelanggan tidak merasa terbebani harga yang terlalu tinggi, sementara pedagang tetap mendapatkan keuntungan yang layak.
Driver Lokal Permudah Pengantaran
Selain potongan kecil, pedagang juga menilai keberadaan driver lokal menjadi nilai tambah. Driver yang berasal dari wilayah sekitar dinilai lebih mengenal lokasi usaha dan pelanggan, sehingga proses pengantaran berjalan lebih cepat.
“Driver-nya orang sekitar sini, jadi cepat nyampainya. Kalau ada kendala juga mudah dihubungi,” ujar Sri Wahyuni, pemilik usaha makanan rumahan di Bekasi.
Ekosistem Digital yang Ramah Pedagang Kecil
JOHAR mengusung konsep ekosistem digital berbasis daerah yang menghubungkan pedagang, driver, dan konsumen lokal. Pendekatan ini dinilai lebih ramah bagi pelaku usaha kecil yang selama ini kesulitan bersaing di platform digital besar.
Manajemen JOHAR menyatakan bahwa potongan kecil merupakan bagian dari komitmen untuk mendorong UMKM kuliner naik kelas tanpa tekanan biaya yang berlebihan.
“Kami ingin pedagang kecil merasa aman dan nyaman berjualan secara digital. Ketika mereka untung, ekosistem akan tumbuh dengan sehat,” ujar perwakilan JOHAR.
Mendorong Pertumbuhan Usaha Kuliner Daerah
Dengan meningkatnya pesanan dan biaya yang lebih ringan, sejumlah pedagang mengaku optimistis bisa mengembangkan usaha mereka. Beberapa bahkan mulai menambah menu dan memperluas jam operasional karena permintaan yang terus meningkat.
JOHAR berharap model ini dapat menjadi solusi bagi pelaku usaha kuliner di daerah agar dapat memanfaatkan teknologi digital secara berkelanjutan.
Tentang JOHAR
JOHAR merupakan platform layanan digital karya anak bangsa yang menyediakan layanan pemesanan makanan, kurir, transportasi, dan jasa berbasis komunitas. Dengan potongan aplikasi 10 persen dan pendekatan berbasis wilayah, JOHAR berkomitmen mendukung pertumbuhan UMKM kuliner dan ekonomi lokal.
INSTAL APLIKASI MITRA UMKM SEKARANG!
jek online di surabaya teermurah, ojek online cepat di bandung, pesan ojek online di tembalang, johar ojek online di jawa tengah, johar ojek online di jawa barat, johar ojek online di jawa timur, johar ojek online di kalimantan, johar ojek online di NTT, johar ojek online di banten, ojek online di semarang, ojek online di jepara, ojek online di tangerang
